.Semua akan Indah pada Waktunya.

“Someday everything will make perfect sense. So for now, laugh at all the confusion, smile through the tears and keep reminding yourself… everything happens for a reason.”
— Kami Dawn Asay-

 

ketika merasa susah untuk tersenyum, lihatlah tulusnya senyuman seorang bayi :)

 

Semua akan indah pada waktunya.

Ya, saya percaya bahwa semua akan indah pada waktunya.

Bukan sekali dua kali saya membuktikan ini.

Tapi, memang kata-kata itulah yang membuat saya mampu berdiri setelah berkali-kali jatuh.

Saya sudah kenyang kena masalah cinta, masalah keluarga, masalah kerjaan, masalah apapun… sampai saya pernah benar-benar hampir menyerah karena lelah luar biasa.

Tapi, mengingat kata-kata itu,  saya selalu berusaha tersenyum dan menyenangkan diri sendiri saat saya sedang dilanda masalah.

Dan saya sangat bersyukur pada Allah SWT karena tiap kali saya hampir menyerah, saya selalu diingatkan bahwa semua akan indah pada waktunya.

 

Ingat bahwa Allah  selalu punya jawaban untuk semua doa kita. yaitu:

1. Tidak. Artinya Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik untuk kita.

2. Tunggu. Artinya Allah akan mengabulkannya nanti di waktu yang tepat.

3. Ya. Artinya itulah yang memang terbaik buat kita.

 

Jadi, ketika hidup ini tidak berjalan seperti yang saya inginkan, saya selalu menanamkan satu hal.

Allah akan selalu memberikan yang terbaik buat hamba-Nya :)

 

Kayak kutipan di buku karya Andrea Hirata, Sang Pemimpi >> “Tuhan tahu, tapi menunggu.”

 

Dan ketika saya merasa ujian yang saya hadapi terlalu berat, saya selalu diingatkan bahwa Allah tidak akan memberi cobaan yang tidak ada jalan keluarnya.

Kita diberi cobaan seperti itu artinya Allah menganggap kita kuat melalui cobaan itu.

Anything happens for a reason. Ada alasan mengapa Tuhan memberi cobaan ini ke kita.

Apapun alasannya, kita hanya harus percaya bahwa Tuhan tahu yang terbaik untuk kita. Semua akan indah pada waktunya.

 

Dulu, saya juga sempat berpikir, “Ya Allah, kenapa harus saya yang mengalami semua ini?” dan saya juga sempat iri pada mereka yang berbahagia, yang hidupnya enak, yang keluarganya bahagia, yang punya kekasih yang sangat mencintainya, dan sebagainya.

tapi…

Don’t compare your life to others. You have no idea what their journey is all about.” ~Woody Hayes.

Ya, saya kan hanya melihat kulit luarnya saja.

Padahal, di dalamnya, mereka semua punya masalah sendiri-sendiri. Yap, tiap orang punya masalahnya sendiri-sendiri. Kadang, masalah mereka jauh lebih berat daripada masalah kita.

Jadi, jangan pernah iri pada hidup orang lain. Kita nggak perlu membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain.

Kita hanya perlu bersyukur atas apa yang kita punyai.

 

Tanamkan saja: if something make you down, you have to know that there are lot of things will gonna make you up.

Akan selalu ada kemudahan, setelah kesulitan. Akan selalu ada hikmah dan kebahagiaan, bahkan di masa-masa sulit.

 

Sebenarnya, banyak lho cara untuk membahagiakan diri sendiri

Kalau saya sih biasanya menghibur diri sendiri dengan cara nonton film *Saya bahkan pernah nekat nonton sendirian di bioskop*, makan makanan yang saya sukai, tenggelam dalam novel, menulis blog, dan banyak lagi.

 

Yang penting adalah cintai diri sendiri dulu.

Karena, bahagia itu kita sendiri yang menciptakan. Bukan orang lain.

Lagipula, bagaimana orang lain bisa mencintai kita, kalau kita aja nggak mencintai diri kita sendiri? Ya, kan?

So… love ourself, yuk!  :)

 

xoxo,

(hil)

 

PS: postingan ini saya buat khusus buat sahabat saya yang sedang bersedih. Semangat ya say! Ingatlah bahwa anything happens for a reason dan semua akan indah pada waktunya. Percayalah :)

*sssttt… saya sudah membuktikannya bolak-balik lho… semua memang indah pada waktunya* :D

you’re not alone, dear ;)

About these ads