skenario part 2

(Blank screen. Music fades in, Music: Cinta Pertama dan Terakhir – Sherina)

Potongan film ini hanyalah fiktif belaka, apabila ada kesamaan tempat, kejadian, dan peristiwa, semua itu hanyalah kebetulan belaka…

Opening Credit – Starring:
Saya
Kamu

Music: sebelumnya ku ikat hatiku… hanya untuk aku seorang…

NARATOR: Bertahun-tahun yang lalu…

INT – Di sebuah sekolah menengah umum

Teman : “Kenapa kamu nolak semua cowok yang nyukain kamu?”
Saya : “Hmmm… soalnya… belum ada yang membuat saya benar-benar jatuh cinta, saya nggak mau nyakitin mereka, makanya saya memilih menjauh…”

Fade Out

NARATOR: bertahun-tahun kemudian…

Music: sekarang kau di sini… hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian…

Fade in:
INT – Di sebuah meja di McD

Saya dan kamu duduk berhadap-hadapan. Sepanjang malam kita berdua bercerita panjang lebar tentang rahasia kita masing-masing. Saya yang tadinya hampir menangis karena terbebani masalah saya, tidak jadi menangis, dan malah tertawa-tawa.

Zoom to:
layar ponsel

tengkyu ya ud dengerin ceritaq… btw, qta koq sama banget ya? hehe…
message delivered to 081xxxxxxxxx

oke! dah jodoh kali…
message received from 081xxxxxxxxx

Fade out

NARATOR: Sang ksatria malam…

Fade in

EXT – Di sebuah jalan raya pada dini hari yang sunyi

Udara masih menggigit karena hujan turun rintik-rintik. Saya baru pulang dini hari setelah lembur mengerjakan naskah. Sialnya, motor saya tiba-tiba berhenti di tengah jalan raya. Parahnya, rantai motor saya terjepit karena aus. Jadi, motor saya sama sekali tidak bisa digerakkan. Untungnya saat itu jalan raya sepi, saya tidak sampai tertabrak mobil dari belakang. Beberapa penjual sayur menggotong motor saya ke pinggir trotoar. Saya yang kebingungan, cuma bisa memikirkan sebuah nama dan segera menelepon.

Saya : “halo?”
Kamu : (dengan suara serak seperti masih tidur) “halo?”
Saya : “motorku rantainya kecepit, nggak bisa jalan, gimana ni?”
Kamu : (setengah sadar) “hah? apa?”
Saya : (mengulangi menjelaskan)
Kamu : “hah? apanya yang kecepit?”
Saya : (mengulangi menjelaskan)
Kamu : (akhirnya tersadar) “Kamu dimana sekarang? tunggu aku. aku kesana sekarang! oke?”

NARATOR: selalu ada untuk menyelamatkan tuan putri…

Fade in:
INT – Di dalam kamar

Saya masih belum mengantuk juga padahal besok harus masuk jam 7 pagi dan tidak boleh telat. Untungnya kamu meng-sms saya.

Messages:
Kamu : Blm tdr? Nti g bs bngun..
Saya : Hehe… g bs tdr =(
Kamu : Bsk mau dbngunin?
Saya : Iya, bsk tlg bngnin y =)
Kamu : Ok bsk akan sy bangunkan tuan putri…

Fade out

NARATOR: Sayang… jarak, waktu, dan keadaan membuat mereka berpisah…

Fade in

EXT – Diatas motor dalam perjalanan di jalan raya malam hari

Langit seakan mendukung segala kesedihan saya. Kamu akan pergi dalam waktu yang lama. Sepanjang perjalanan dari rumah makan setelah farewell party-mu, saya malah tidak banyak bicara, padahal banyaaak sekali yang ingin saya sampaikan padamu.

Kamu : “Bi, baik-baik ya selama aku pergi…”
Saya : “Iya..”
(hening)
Saya : “Boleh aku titip sesuatu nggak?”
Kamu : “Boleh, kamu mau titip apa?”
Saya : “Hatiku… jaga baik-baik ya”

Fade out

NARATOR: Namun… hidup ini bukan fairy tales… mereka pun berpisah…

Music Cut to:
(This way – Tompi)
now you have gone so far away, but your present’s still too real
i still feel your arms holding me…
…i still feel your warm breath in my ear
…when you whispered the sweetest thing…
why you left me to feel this way?

NARATOR: Dan sepertinya… ksatria tidak berjodoh dengan sang putri… dan happily ever after itu bukan untuk mereka…

Teman : “Udah denger kabar blom? jangan kaget ya…”
Saya : “Iya, udah tau kok…”
Teman : “Kok bisa ya? aku sampai kaget banget! aku pikir sama kamu lho jadinya! lha kok… eman banget ya? eh, kenapa dia nggak sama kamu aja??”
Saya : (dalam hati menjawab) kenapa nggak tanya orangnya sendiri? saya juga nggak tau, jangan tanyakan pada saya, saya juga tidak tahu jawabannya…

Cut to:

Teman yang lain: “Eh katanya itu bener ya?
Saya : “Iya kayaknya, aku juga nggak tahu jelasnya”
Teman yang lain: “Trus kamu bakal dateng, kalo beneran mereka … ?”
Saya : (memotong cepat) “Ya iyalah…”
Teman yang lain: “Kamu bakal bilang apa ke dia?”
Saya : “Hmmm… Selamat ya! asalkan dia bahagia, aku juga ikut bahagia kok”
Teman yang lain: “Jangan… biar lebih seru, bilang kayak gini nih ke dia… ‘Kamu menjilat ludahmu sendiri’ …”

Music Cut to:
Broken Vow – Lara Fabian
I want to hear
Who broke my faith in all these years …

Flashback dua tahun yang lalu…
INT – didalam mobil

Kamu : “Aku nggak akan pernah suka sama dia. Dia udah bener-bener teman. Gimana-gimana nggak bakal bisa suka sama dia. Jadi, kamu jangan pernah percaya apa yang dibilang sama anak-anak. Aku aja yang ceritain semuanya ke kamu, oke?”

Fades out

NARATOR: Mungkin sang ksatria harus belajar satu hal: Never say never…

Music Cut to:
Cinta Pertama dan Terakhir – Sherina
bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik…

Kilasan Flashback

Lapangan basket

Kamu dengan mantap menembakkan three point shoot dari titik persis di depan saya yang sedang duduk di pinggir lapangan.

Kamu : (menoleh ke arah saya)
Saya : (bersorak gembira melihat bolamu melesak masuk mulus ke dalam ring)
Teman : (menyadari hal ini dan tertawa) “Tau nggak kenapa dari tadi dia nembak dari titik situ terus? soalnya itu persis di depanmu! Dia pengin mastiin kamu lihat dia masukkin bola itu! itu poinnya buat kamu!”
Saya : (tertawa)

Ronde Biliton

Saya : “iiihhh… yeyek.. aku nggak doyan telor setengah mateng cair gitu, apalagi diminum gitu aja.. yeeekkk!”
Kamu : “Dicoba dulu dong! Sini aku bikinin” (mengadukkan telor setengah matang cair itu dengan garam, merica, dan sebagainya di sebuah gelas kecil)
Saya : “yeeekkk…”
Kamu : “Ayo dicoba dulu!” (menyodorkan gelas itu)
Saya : (dengan ajaib bisa menelan sesuatu yang saya anggap yeyek untuk pertama kalinya)
Kamu : “Enak kan?”
Saya : (tersenyum) siapa dulu yang bikinin…
Kamu : (tersenyum)

Music: …karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku…

NARATOR: Bila sang ksatria sudah menemukan pasangannya sendiri… bagaimana dengan sang putri? akankah sang putri bisa menemukan pengganti cinta pertamanya? atau justru sebenarnya cinta pertama sang putri belum ditemukan?

Fades to black

Blank screen, Music Fades out

 

scenario written by Hilda Nurina Sabikah

Advertisements

3 thoughts on “skenario part 2

  1. @ipeh: tenang peh… kayaknya sapi-mu nggak jadi m***m*nt deh say…
    kalaupun jadi, jarak dan waktu tidak akan sanggup memisahkan dua hati yang sudah menyatu *sok bijak* hehehe ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s