We can’t turn back time =)

“You may delay, but time will not.” – Benjamin Franklin

Friday, jan 25 2008
00.10 am

.

I love my past.  I love my present.  I’m not ashamed of what I’ve had, and I’m not sad because I have it no longer.
(Collete)

.

Baca quote di atas bikin saya tersadar, life is so short.
Jadi, kenapa saya berlarut-larut dalam kesedihan?

Hey, seharusnya saya bersyukur atas tiap detik yang Allah berikan pada saya
Saya telah diberi-Nya kesempatan untuk menikmati indahnya hidup ini

Ada pertanyaan di bulbo (saat itu friendster, Red) yang tidak bisa saya jawab: “Seandainya kamu diberi kesempatan untuk memutar balik waktu, apa yang bakal kamu ubah dalam hidupmu?”

Tadinya saya pikir, “Wah bakal panjang nih jawabannya,” (mengingat begitu banyaknya masalah dalam hidup saya)
tapi ketika saya mulai memikirkannya lebih lanjut,



**cling** (terkesima)
Nggak ada.
Ternyata tidak ada!

.

Tidak ada satu hal kecilpun yang ingin saya ubah dalam hidup yang sudah berjalan hampir 20 tahun ini (saat itu saya masih 20 tahun, Red).

Saya memang pernah (sering bahkan) menyesal dalam mengambil keputusan.
Saya juga sering berpikir “Ah, seandainya…”
Seandainya saya dulu berani mengungkapkan perasaan saya pada cinta pertama saya di SD
Seandainya dulu saya tidak mengizinkan suatu keputusan besar orang tua saya
Seandainya saya dulu tetap di Jakarta, nggak pindah ke Sidoarjo
Seandainya saya masuk jurusan yang saya inginkan, bukannya Akuntansi UNAIR
dan beribu seandainya yang lain yang tak akan pernah ada habisnya

Tapi kemudian, setelah saya renungkan…

.

Ya. Life is about choices. But then, hidup ini sebuah misteri Illahi.
Kita nggak pernah tahu apa yang bakal terjadi ketika kita mengambil sebuah keputusan.
Dan tiap keputusan selalu mempengaruhi jalan hidup kita selanjutnya.
Karena waktu takkan pernah berputar kembali.

.


Bukannya itu sangat keren?
Dan saya percaya Allah SWT memberikan yang terbaik bagi saya.

Coba kalau saya dulu nggak pindah ke Sidoarjo?
Saya nggak akan bertemu sahabat terbaik saya
Coba kalau saya nggak masuk ke Akuntansi Unair, mungkin saya nggak kenal DetEksi
Coba kalau saya nggak masuk DetEksi, saya tidak akan seperti ini dan mungkin saya tidak bertemu dengannya ^^

.

Dan meski hidup saya penuh halang rintangan (halah)
Semua masalah itulah yang bikin saya tegar
Mereka yang tahu kisah hidup saya mungkin akan berpikir, “Kok bisa ya kamu tetep ceria?”

.

Karena, setiap saya menghadapi masalah baru dan ketakutan melanda saya,
saya akan menengok kebelakang sejenak dan berpikir,
“Hey, saya sudah pernah mengalami yang lebih berat dari ini, so, kenapa sekarang harus takut?”

.

Mengutip kata-kata seorang teman: i will grow through the pain.
Makanya setiap saya dimarahi habis-habisan ketika membuat kesalahan di kantor,
Ya, saya jengkel setengah mati. tapi, saya tetap bisa tersenyum.
Banyak yang berkomentar, “Kamu kok bisa ya, Hil, tahan gitu? Kalo aku pasti udah emosi!!”

.

Well, saya hanya bisa tersenyum dan menjawab dalam hati, “Karena saya sudah pernah mengalami yang lebih berat daripada ini, kita ambil positifnya aja,” 😉

Dan saya mencoba untuk belajar dari kesalahan itu, dan berubah menjadi Hilda yang lebih baik lagi 🙂
Walaupun terkadang terlena dan lupa pada tujuan dan terjatuh dalam kesalahan yang sama, hahaha… maapp.. saya kan cuma manusia (kayak lagunya Kerispatih)

.

Mungkin memang banyak keputusan yang saya ambil salah, tapi, mengutip dari quotes favorit saya,
Dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa Penyesalan tidak seharusnya ada,
yang ada hanyalah penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat (anonymous)

jadi…

ketika saya ditanya, apakah saya menyesal telah mengambil berbagai keputusan itu?
jawabannya, “Tidak, saya tidak menyesal,”

dan ketika saya berada dalam titik kesedihan yang amat sangat,
saya berusaha untuk mengingat segala kebahagiaan yang pernah saya dapatkan.
hey, Allah itu Maha Adil
setelah kesusahan pasti ada kemudahan.

it’s works for me.

sekarang, saya sedang berusaha mencintai dan menikmati tiap detik hidup saya
meski terkadang kacau, berantakan, dsb, dst,
but hey, itulah hidup, nggak asyik kalau nggak ada masalah, right?

life is so short
dan waktu takkan pernah berputar kembali

jadi, mari kita nikmati tiap detik hidup di dunia yang singkat ini

Huaaaahhmm…

Saya menikmati tiap tarikan napas.
Saya menikmati hangatnya sinar mentari dan tiap tetes hujan
(hujan beneran, Red) yang membasahi bumi.
Saya menikmati tiap butir nasi yang saya makan, tiap gigitan lauk yang saya telan, tiap tetes air yang saya minum
(ehem..  masalah jadi chubby itu urusan nanti hehehe)

Looooove my life so much ^^

(hil)

PS : postingan ini saya re-post dari blog saya di Friendster. postingan ini saya tulis satu tahun yang lalu. tadi malam, iseng-iseng saya buka FS dan menemukan postingan ini. ternyata tulisan saya ini bisa menyemangati diri saya sekarang. hehehe… semoga berguna untuk kalian juga 🙂 oh iya, khusus buat kamu dan buat sahabat-sahabat saya, semangat ya!! ingat, hidup cuma sekali dan kita tak dapat memutar balik waktu. jadi, nikmati hidup ini yuk! 😉

mari nikmati cerahnya mentari 😀

Advertisements

2 thoughts on “We can’t turn back time =)

  1. I agree…

    tempat paling jauh adalah hari kemarin.

    Kl sandainya aq yg dpat pertanyaan itu…cuma satu yang aq inginkan…
    “aq pingin kakiq g cedera”, hehehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s