Sang Pemimpi =)

mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia 🙂

“Kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu! Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati.”

-Arai-

Tadi, saya baru saja menonton film sekuel dari Laskar Pelangi, yaitu Sang Pemimpi.

Sebenarnya, dari empat novel Tetralogi Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov), saya memang paling jatuh hati pada seri kedua ini.

Saya membaca novel Sang Pemimpi non-stop. Saya tidak bisa meletakkan atau menutup novelnya sebelum sampai lembar terakhir.

Menurut saya, novel kedua inilah yang paling menyentuh dan paling menggetarkan.

Banyak quotes yang membuat saya tersentuh maupun tertampar.

Keren lah pokoknya!

Banyak adegan mengharukan yang membuat saya menitikkan air mata.

Banyak pula adegan lucu yang membuat saya cekikikan sampai sakit perut.

Makanya, harapan saya ketika menonton film ini, sangat tinggi.

Hmm… setelah saya tonton, menurut saya, dari segi film, masih lebih bagus Laskar Pelangi

sayang sekali. padahal dari segi novel, Sang Pemimpi ini sangat saya sukai.

Tapi, saya nggak kecewa kok nontonnya.

Bagus kok!

Jauuuuhhhh lebih bagus dari film-film Indonesia yang cuma cinta-cintaan.

Jujur saja, saya juga sempat menitikkan air mata saking tersentuhnya.

Adegan Ayah-Ikal membuat saya tersentuh.

Penonton sebelah kanan saya malah menangis tersedu-sedu.

“Ayah juara satu seluruh dunia”

Benar-benar membuat saya terhenyak.

Ayah juara satu seluruh dunia =)

Saya benar-benar kagum dengan sosok Ayah yang diperankan Mathias Muchus ini. Sosok yang tabah dalam menghadapi cobaan hidup

Penggambaran adegan Ayah-Ikal di filmnya lebih dramatis dari novelnya. *detailnya silahkan dilihat sendiri dalam filmnya ya 😉 *

Miles TOP!

Tapi, sayang hanya adegan itu yang benar-benar mengena.

adegan-adegan yang lain, maaf, menurut saya, masih lebih bagus di novelnya.

Ngomong-ngomong masalah impian, saya punya banyak kata yang ingin saya ceritakan. Nanti saja di postingan yang lain biar nggak tercampur-campur. Postingan yang ini khusus film Sang Pemimpi saja ya ;D

Yang jelas, membaca novelnya dan menonton filmnya, membuat saya kembali terketuk untuk tidak menyerah mengejar impian saya.

Begitu hebat perjuangan Arai dan Ikal dalam menggapai impian. Masa kalah dengan mereka?

Apalagi sosok Arai.

Saya benar-benar kagum dengan sang Simpai Keramat ini.

Anak sebatang kara yang punya impian brilian, semangat membara, dan hati emas.

Arai punya impian tinggi dapat beasiswa ke Paris

Arai merelakan tabungannya selama satu tahun untuk membelikan Maryamah (tetangganya yang miskin) modal berjualan kue agar tidak perlu mengemis beras pada orang lain

Arai bekerja ekstra keras untuk menyewa kuda demi mengabulkan impian sahabatnya, Jimbron, naik kuda.

Arai mampu membakar semangat Ikal meraih mimpinya.

Arai belajar menyanyi dan gitar sungguh-sungguh untuk mempersembahkan nyanyian bagi gadis yang dicintainya

Bahkan Arai tak kenal lelah dan sabar mengejar gadis itu. Cintanya tak pernah padam.

Huah… saya benar-benar kagum dengan sosok ini. Si anak yatim piatu dengan imajinasi seluas samudera dan hati secemerlang berlian.

Arai… Arai…

SIMPAI KERAMAT: Arai (tengah) dengan mimpi-mimpinya yang tak pernah padam.

intinya, jangan pernah putus asa dalam mengejar mimpi, percayalah bahwa Allah SWT akan memeluk mimpi-mimpi kita 😉

“Tuhan tahu, tapi menunggu” – kutipan dari novel Sang Pemimpi –

dan jangan lupa nonton filmnya ya, hehehe… *kok malah promosi*

love,

(hil)

Advertisements

One thought on “Sang Pemimpi =)

  1. sumpah…….. novel sang pemimpi adalah novel yang paling berkesan dari sekian banyak novel yang pernah ku baca. Ceritanya mengharu tapi lucu, seru dan menggugah. Terutama tentang sosok ayah, tentang mimpi – mimpi dan kutipan ” Tuhan tahu, tapi menunggu “. karena kutipan itulah, aku merasa menjadi orang yang berarti, dan semakin percaya, Tuhan tidak akan mengecewakan hamba NYA yang mau berusaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s