I’m Possible :)

Universitas Indonesia

Nothing is impossible, the word itself says “I’m possible”!

~Audrey Hepburn~

“Ah, nggak mungkin…”

“Mana mungkin kamu bisa”

Kata-kata tersebut sering kita dengar dari orang di sekeliling kita ketika kita melontarkan mimpi atau keinginan kita.

Ya kan?

Padahal, kata-kata tersebut bisa menjadi dinding penghalang dalam perjalanan menuju impian kita.

Kata-kata tersebut biasanya bakal bikin kita minder dan berpikir ulang, “Iya ya, kayaknya nggak mungkin deh aku bisa”

Kata-kata “Impossible” itulah penghalang mimpi kita.

Bagaimana kita bisa sukses meraih mimpi kita itu, kalau belum-belum, kita sudah minder karena merasa nggak bisa?

Padahal, nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini asalkan kita mau berusaha.

Ya kayak kata-katanya Audrey Hepburn diatas, nothing is impossible, the word itself says “I’m possible”

Jujur saja, dulu saya juga sering minder gara-gara denger kata “Nggak mungkin kamu bisa” dari orang-orang di sekeliling saya.

Tapi sekarang saya sadar, bahwa rasa minder itu hanya akan menjadi penghalang untuk mencapai impian saya.

Sebenarnya, yang kita semua butuhkan adalah: fokus, berusaha sekuat tenaga, dan mengeluarkan kemampuan yang terbaik untuk mencapai impian.

Kalau ada yang meragukan kemampuan, katakan saja: “Watch me!”

There are so many people out there who will tell you that you can’t. What you have got to do is turn around and say, “watch me!”

Salah satu contoh keberhasilan mencapai impian adalah adik saya, Fikar.

Adik saya berhasil mencapai impiannya, masuk ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia lewat jalur SPMB.

Iya, UI!

Iya, SPMB!

Padahal, banyak yang bilang “Nggak mungkin, Fik”

Termasuk saya.

Saya ingat sekali, waktu itu saya bilang padanya,

“Ngapain kamu daftar SPMB fik? FH UI pula! Nggak mungkin keterima. Buang-buang duit pendaftaran aja fik. Kan kamu uda keterima di FH Unair. Udahlah, nggak mungkin bisa keterima FH UI spmb. Kursinya lho cuma diterima 30, yang daftar ratusan ribu. Mana mungkin!”

Jadi ceritanya, waktu itu adik saya sudah keterima PMDK Prestasi.

Keterimanya nggak main-main. Di semua tempat yang ia daftarkan. Di empat universitas yang berbeda sekaligus.

*iya, adik saya yang satu ini emang jenius luar biasa. Dia masuk akselerasi. Huah, betapa irinya saya pada kepintarannya, hehehe*

Yaitu, di Unair, UGM, Unibraw, dan UI. Tapi, UI-nya jurusan ilmu sejarah.

Nah, adik saya yang kepingin masuk Hukum, memilih melepas UI dkk, dan mengambil yang FH Unair.

Meski begitu, adik saya ini masih penasaran setengah mati.

Sebab, impiannya adalah bisa masuk FH UI.

Jadi, dia ngotot pengin ikut tes SPMB.

Padahal, peluang masuknya sangat kecil. cuma diterima 30 orang dari ratusan ribu yang mendaftar.

Hebatnya, Fikar nggak mau menyerah, dia nggak menghiraukan kata-kata “Nggak mungkin” dari semua orang.

Dia mau mencoba dan berusaha sekuat tenaga.

Waktu itu dia bilang, “lihat aja nanti!”

Dan benar! hasilnya, dia keterima!

Saya sangat shock saat tahu dia berhasil.

Dia bilang ke saya,” Tuh kan? aku bisa kan? dulu mbak bika bilang, aku nggak mungkin bisa. Nih, buktinya aku bisa, hahaha!” sambil tertawa dengan penuh kemenangan.

See? Adik saya, berhasil membuktikannya. Dia mencapai impiannya.

jaket almamater yang ditunjukkan pada saya saat Fikar pulang sebentar sebelum MOS dimulai.

Pelajaran berharga yang saya dapatkan dari adik saya adalah

Jangan pernah menyerah dalam menggapai impian.

Take a chance. Ambil tiap kesempatan yang ada.

Jangan hiraukan bisikan-bisikan yang mengatakan “Kamu nggak mungkin bisa.”

Ingat, “I’m Possible!

Believe yourself

Berikan kemampuan terbaik

Kalau sudah begitu, tinggal serahkan semuanya pada Tuhan.

Kita berusaha, Tuhan yang menentukan.

Kalaupun nanti ternyata gagal, setidaknya, kita sudah mencoba dan berusaha sekuat tenaga.

At least, kita bisa bilang, “I’ve tried

Daripada kita tidak pernah mencobanya dan menyesal di kemudian hari, alangkah baiknya kalau kita mencoba semua kesempatan yang ada.

Jangan pernah menggantungkan impian

Kejar terus sampai batas maksimal kemampuan

Ingat, hidup cuma sekali 🙂

Jadi, saya akan berusaha untuk mencapai impian-impian saya. Apa saja impian saya? Banyak. Nanti saja saya tulis di edisi khusus. Hehehe.

Semoga, impian-impian saya itu tercapai. Amiiinn 🙂

Yuk, raih impian kita!

xoxo,

(hil)

PS: Hei, Dzulfikar Kardawi Sabik, mbak-mu ini, Hilda Nurina Sabikah, sangat bangga padamu. Sangat bangga punya adik sepertimu. Thanks for inspiring me, little bro! 😉

Advertisements

5 thoughts on “I’m Possible :)

  1. weee…congratz buat adiknya gan …

    masih oke aja tulisannya,,.

    bener tuh ..hidup cuman sekali…great quotes !!

    ayo semangat gan,…ndang lulus !!! amin

  2. Pingback: GA ADA YG GA MUNGKIN | HUSNA KASMIR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s