Aku Maunya Kamu, Titik!

 

Aku suka semuanya tentang kamu.

Aku suka caramu memakai jaketmu. Aku suka caramu memakai sepatumu. Aku suka caramu berjalan. Aku suka caramu menunduk, kemudian mendongak menatap dalam-dalam.

Aku suka caramu tertawa. Aku suka caramu membuatku tertawa. Selalu ada tingkah lucumu yang membuatku tertawa. Aku bahkan suka caramu membuatku menangis terharu diam-diam. Kamu sangat romantis, sayang.

Aku suka suaramu. Aku suka saat kau memainkan piano itu dan bernyanyi, “baby, i’m in love with you…” Suaramu membiusku sayang. Ya, aku pun mencintaimu.

Aku suka semua potongan rambutmu. Mulai dari yang gondrong, acak-acakan, hingga yang cepak rapi. Kamu selalu tampan di mataku, sayang.

Ah, bahkan hanya dengan memandangmu saja, jantungku berdebar tak keruan.

Aku suka semuanya tentang kamu. Kau selalu menemaniku, selama apapun yang kumau. Aku tak perlu memintamu, kamu akan selalu menemani hari-hariku, selama yang kumau.

Rasanya, aku bisa menghabiskan hari-hariku hanya untukmu. Hanya denganmu.

Aku mau selamanya denganmu.

 

***

“Maafkan aku,” ujarmu.

Ada rasa sakit yang menusuk-nusuk ulu hatiku.

Kutatap wajahmu. Matamu menyiratkan kepedihan yang sangat. Aku bisa merasakan kepedihan yang kamu rasakan.

Detik-detik berlalu dalam bisu. Kemudian, kamu memalingkan wajah dan berlalu menjauh begitu saja.

Aku tak tahan lagi. “Jangan pergi!” teriakku.

Kamu berhenti.

Sesuatu menghangat di pelupuk mataku. Kerongkonganku tercekat. Tidak mungkin. Tidak, ini tidak boleh berakhir begini saja.

“Kini kamu bisa mendapatkan apapun yang kamu mau,” ujarmu, bahkan tanpa menoleh.

Aku bisa merasakan buliran bening hangat mengalir di kedua pipiku

“Bodoh! Yang aku mau cuma satu! AKU MAUNYA KAMU, TITIK!” Aku begitu gemas, hingga kata-kata ini meluncur terlepas.

Kamu masih terdiam. Detik-detik berlalu terasa mencekam.

Pintu menjeblak terbuka. Aku menoleh. Kaget.

Kuusap airmataku. Kupencet tombol pause di remote DVD-ku.

Ternyata mamaku. Menatapku heran.

“Nduk, kamu ngapain teriak-teriak ngomong sama televisi?”

***

 

 

*ditulis dalam rangka #15HariNgeblogFF hari ke-4

*untuk Kim Soo Hyun, aku maunya kamu, titik! :p

Advertisements

14 thoughts on “Aku Maunya Kamu, Titik!

    • hihihihiii.. *sodorin tisu*
      iya nih, aku lagi tergila-gila dan gemes banget sama Kim Soo Hyun *efek kebanyakan nonton drama Korea
      hihihihii…
      makasiii fita 🙂

  1. Bwahahhahahaha xD nice drable ^o^

    Aku jd pengeen ngeblogg jadinya tapi udh ga pede wkwkwkwk

    Enaknya ngeeblog dimana ya?? Tumblr/blogspot/wordpress??? XD

    • hihihihii.. Makasiiii kakaa ^o^
      ayooo semangaaaat, yang penting tulis aja dulu sesuka hatimu, trus posting, di blogspot/wordpress mana ajaa boleeh 😀

    • hihihihihii =)))
      soalnya berhari-hari kemarin aku udah bikin orang-orang sedih baca FF-ku, jadi kali ini aku bikin yang nggak sedih :p

      *cerita ini terinspirasi dari diri sendiri yang suka nangis-nangis atau jerit-jerit gemes liat drama seri Korea :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s