Merindukanmu itu Seru

.weheartit.

.

Lilin-lilin kecil menyala di sekililingku. Di lantai. Di jendela. Di mana-mana.

Malam ini berjalan sempurna. Kulirik tatanan di atas meja. Sedikit lagi, semuanya sempurna.

.

Lagu Immortality milik Celine Dion menggema di seluruh ruangan.

“Immortality.. I make my journey through eternity… I keep the memory of you and me inside.”

.

Tanganku sibuk di atas meja sambil memandangi lilin-lilin kecil itu. Cantik. Sempurna. Seperti lautan cahaya.

Persis seperti candle light yang pernah kau siapkan untukku sebagai kejutan.

.

Masih ingatkah kau, sayang? Di ruangan ini, kita berbagi mimpi. Berbagi tawa. Semalam suntuk kita berdansa mesra.

Ah. Kamu memang lelaki paling romantis sedunia.

.

Angelic voice milik Celine Dion masih mengalun indah di sekelilingku, “And we don’t say goodbye… we don’t say goodbye…

Aku dan kamu tak pernah mengucapkan kata berpisah kan, sayang?

.

Kamu bilang, kamu mencintaiku selamanya.

Lalu, mengapa kau lebih memilih bersamanya?

.

“Immortality… There is a vision and a fire in me… I keep the memory of you and me, inside…”

Kuamati lagi hasil karyaku. Tambahkan pita, dan semuanya sempurna sudah.

.

Lalu, kuhapus jejak darah di meja sambil melirik undangan pernikahanmu.

Aku tersenyum sendu. Ah. Merindukanmu itu seru.

.

But, you are my only…

Suara Celine Dion bergema nyaring. Aku tertawa merinding.

.

Selamat menikah, sayang. Aku turut berbahagia.

Potongan tubuh mempelaimu kubungkus pita. Sebagai hadiah.

.

.

Dan kini kau akan merasakan sakit yang sama.

.

.

***

.

.

*ditulis dalam rangka #15HariNgeblogFF hari ke-12 dengan judul “Merindukanmu itu Seru.”

*kalimat “Selamat menikah. Aku turut berbahagia. Potongan tubuh mempelaimu kubungkus pita. Sebagai hadiah” pernah saya posting di twitter dalam rangka ikutan FF tagar #JumatKilat yang diadakan oleh @ndigun.

Advertisements

26 thoughts on “Merindukanmu itu Seru

    • Hihihihihi.. Iya mba, aku lagi bosen nulis yang manis, pengin nulis yang angst 😀

      Kan yang romantis udah, tragis udah, ‘sedikit’ komedi udah, ‘sedikit’ horor udah, yang unyu juga udah, nah ini yang dark

      Gimana mba tulisanku yang ini? Uda ‘sakit’ belum? 😀

    • hihihihihi.. sekali-sekali pengin nyoba nulis yang sadis-sadis nih, ternyata asik juga nulis yang begini hihihi :p *lari-lari cantik keliling eropa*

  1. Begitu di share… Langsung aku baca~
    Daebakkk!!!

    Gak tau kenapa, aku agak “suka” sama yang sweet tapi psycho gini~

    Aku pernah bikin satu Kak~ Hahahaha… 😀

    Ada lagi kah?

  2. aku udah baca denk ini sekitar setahun yang lalu setelah direkomendasi sama ipeh, dan setengah kurun waktu segitu lama berlalu ternyata ekspresiku saat baca masih sama aja.. terhenyak, berjengit, terus gini …. o_O .. terus, “FAK! You’re sick, Hil!” LOL. nggak menyangka aku akan menemukan tulisan macam gini dari jari-jarimu yang manis >,<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s