About Learning

2017-03-05-17-25-44γ…€γ…€
γ…€γ…€

-o-

“Education is what remains after one has forgotten what one has learned in school.”

~ Albert Einstein

-o-

Continue reading

Advertisements

.Selalu di Hatiku.

Aku tersenyum menatap ponselku yang berdering riang.
Kuangkat pada deringan kedua. “Halo”

“Putri, udah nyampe mana?”
Senyum kedua mengembang mendengar panggilan sayang darinya, “putri.”

“Bentar lagi nyampe kok.”

“Udah makan malem kan tapi?”
Ah, selalu perhatian.

“Bereess bos!”

“Ya udah, ati-ati di jalan ya…”

“Siap!”

Itu dia. Pria pertama yang kucinta.
Satu-satunya pria yang selalu mencintaiku.

Kuingin kau selalu,
Berikan cinta untukku…

Papa dan Bika. Yes, no matter how old i am, i'm still daddy's little girl.

Untuk yang memanggilku “putriku” ,
Kau selalu di hatiku, papa.

(hil)

*sebuah FF dalam rangka memperingati Ulangtahun Nulisbuku, #NBday πŸ™‚

Untuk Yang Maha Mendengarkan

.weheartit.

 

Tuhan,

Saya tahu saya masih jauh dari yang disebut hamba yang taat.
Saya tahu saya masih sering sekali bandel dan melanggar aturan-Mu.
Tapi kali ini saya benar-benar mohon pada-Mu.

Bolehkah saya memesan sebuah kebahagiaan?
Untuk kedua orang tua saya.

Hati saya teriris perih merasakan tetesan air mata bunda di punggung saya, ketika beliau memeluk saya dari belakang dan menceritakan semua beban.
Dada saya sesak melihat tubuh ayah yang makin kurus mengering termakan pikiran.

Tuhan, tolong bahagiakan mereka berdua.

Saya sadar mungkin cobaan dari-Mu untuk keluarga kami ini, karena Engkau sayang pada kami, Tuhan.

Kata ayah saya, “Soalnya mamamu mau diberi tempat tertinggi sama Allah, jadi diuji dulu sama ini.”
Benar kan, Tuhan?

Tuhan, boleh ya saya memesan kebahagiaan?
Untuk orang tua luar biasa yang saya miliki.
Mereka memang tidak sempurna. Tapi, saya sangat mencintai mereka, dengan segala ketidaksempurnaan saya.

Saya sering berandai-andai. Andai kebahagiaan bisa dipesan. Saya tidak tahu lagi dimana lagi saya bisa memesan kebahagiaan, jika bukan pada Engkau, Sang Pencipta kebahagiaan itu sendiri.

Saya yakin Engkau mendengarkan. Terima Kasih, Tuhan.

—–

Sebuah pesan untuk Tuhan Yang Maha Mendengarkan.

ditulis di bawah terik mentari Jogja, dalam diam, dalam doa, dalam-dalam,

(hil)

Sebuah kehangatan di tengah dinginnya Bromo.

I’m Possible :)

Universitas Indonesia

Nothing is impossible, the word itself says “I’m possible”!

~Audrey Hepburn~

“Ah, nggak mungkin…”

“Mana mungkin kamu bisa”

Kata-kata tersebut sering kita dengar dari orang di sekeliling kita ketika kita melontarkan mimpi atau keinginan kita.

Ya kan?

Padahal, kata-kata tersebut bisa menjadi dinding penghalang dalam perjalanan menuju impian kita.

Kata-kata tersebut biasanya bakal bikin kita minder dan berpikir ulang, “Iya ya, kayaknya nggak mungkin deh aku bisa”

Kata-kata “Impossible” itulah penghalang mimpi kita.

Bagaimana kita bisa sukses meraih mimpi kita itu, kalau belum-belum, kita sudah minder karena merasa nggak bisa?

Padahal, nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini asalkan kita mau berusaha.

Ya kayak kata-katanya Audrey Hepburn diatas, nothing is impossible, the word itself says “I’m possible”

Jujur saja, dulu saya juga sering minder gara-gara denger kata “Nggak mungkin kamu bisa” dari orang-orang di sekeliling saya.

Tapi sekarang saya sadar, bahwa rasa minder itu hanya akan menjadi penghalang untuk mencapai impian saya.

Sebenarnya, yang kita semua butuhkan adalah: fokus, berusaha sekuat tenaga, dan mengeluarkan kemampuan yang terbaik untuk mencapai impian.

Kalau ada yang meragukan kemampuan, katakan saja: “Watch me!”

There are so many people out there who will tell you that you can’t. What you have got to do is turn around and say, “watch me!”

Salah satu contoh keberhasilan mencapai impian adalah adik saya, Fikar.

Adik saya berhasil mencapai impiannya, masuk ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia lewat jalur SPMB.

Iya, UI!

Iya, SPMB!

Padahal, banyak yang bilang “Nggak mungkin, Fik”

Termasuk saya.

Saya ingat sekali, waktu itu saya bilang padanya,

“Ngapain kamu daftar SPMB fik? FH UI pula! Nggak mungkin keterima. Buang-buang duit pendaftaran aja fik. Kan kamu uda keterima di FH Unair. Udahlah, nggak mungkin bisa keterima FH UI spmb. Kursinya lho cuma diterima 30, yang daftar ratusan ribu. Mana mungkin!”

Jadi ceritanya, waktu itu adik saya sudah keterima PMDK Prestasi.

Keterimanya nggak main-main. Di semua tempat yang ia daftarkan. Di empat universitas yang berbeda sekaligus.

*iya, adik saya yang satu ini emang jenius luar biasa. Dia masuk akselerasi. Huah, betapa irinya saya pada kepintarannya, hehehe*

Yaitu, di Unair, UGM, Unibraw, dan UI. Tapi, UI-nya jurusan ilmu sejarah.

Nah, adik saya yang kepingin masuk Hukum, memilih melepas UI dkk, dan mengambil yang FH Unair.

Meski begitu, adik saya ini masih penasaran setengah mati.

Sebab, impiannya adalah bisa masuk FH UI.

Jadi, dia ngotot pengin ikut tes SPMB.

Padahal, peluang masuknya sangat kecil. cuma diterima 30 orang dari ratusan ribu yang mendaftar.

Hebatnya, Fikar nggak mau menyerah, dia nggak menghiraukan kata-kata “Nggak mungkin” dari semua orang.

Dia mau mencoba dan berusaha sekuat tenaga.

Waktu itu dia bilang, “lihat aja nanti!”

Dan benar! hasilnya, dia keterima!

Saya sangat shock saat tahu dia berhasil.

Dia bilang ke saya,” Tuh kan? aku bisa kan? dulu mbak bika bilang, aku nggak mungkin bisa. Nih, buktinya aku bisa, hahaha!” sambil tertawa dengan penuh kemenangan.

See? Adik saya, berhasil membuktikannya. Dia mencapai impiannya.

jaket almamater yang ditunjukkan pada saya saat Fikar pulang sebentar sebelum MOS dimulai.

Pelajaran berharga yang saya dapatkan dari adik saya adalah

Jangan pernah menyerah dalam menggapai impian.

Take a chance. Ambil tiap kesempatan yang ada.

Jangan hiraukan bisikan-bisikan yang mengatakan “Kamu nggak mungkin bisa.”

Ingat, “I’m Possible!

Believe yourself

Berikan kemampuan terbaik

Kalau sudah begitu, tinggal serahkan semuanya pada Tuhan.

Kita berusaha, Tuhan yang menentukan.

Kalaupun nanti ternyata gagal, setidaknya, kita sudah mencoba dan berusaha sekuat tenaga.

At least, kita bisa bilang, “I’ve tried

Daripada kita tidak pernah mencobanya dan menyesal di kemudian hari, alangkah baiknya kalau kita mencoba semua kesempatan yang ada.

Jangan pernah menggantungkan impian

Kejar terus sampai batas maksimal kemampuan

Ingat, hidup cuma sekali πŸ™‚

Jadi, saya akan berusaha untuk mencapai impian-impian saya. Apa saja impian saya? Banyak. Nanti saja saya tulis di edisi khusus. Hehehe.

Semoga, impian-impian saya itu tercapai. Amiiinn πŸ™‚

Yuk, raih impian kita!

xoxo,

(hil)

PS: Hei, Dzulfikar Kardawi Sabik, mbak-mu ini, Hilda Nurina Sabikah, sangat bangga padamu. Sangat bangga punya adik sepertimu. Thanks for inspiring me, little bro! πŸ˜‰

Bring our happiness :)

kencan sama mama πŸ˜€

Other things may change us, but we start and end with the family.

~Anthony Brandt~

Uang tidak dapat membeli kebahagiaan.

Yap.

Saya baru menyadari, kalau tiga/empat tahun terakhir ini, saya jarang sekali berkumpul dengan keluarga saya.

Kenapa? sebab, saya (sok) sibuk dengan segala urusan kerja dan kuliah. Selama ini, kalau ada waktu luang, saya lebih memilih untuk tidur, saking capeknya.

Nah, kebetulan sekarang saya sudah resign, yang artinya saya punya banyaaak sekali waktu luang.

Jelas saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.

Begitu mama mengajak saya nonton ke bioskop, langsung saya iyakan.

*Iya, mama saya memang sebenarnya juga suka nonton. Tapi beliau sibuk berjualan Tupperware*

Saya juga heran, kok tumben-tumbenan mama saya ngajak nonton

Mungkin karena melihat anaknya ini bersedih terus kali ya. Hahaha.

Anyway, akhirnya saya nonton dengan mama saya. Nonton The A-Team. Hihihi.

Padahal sebenarnya saya udah nonton film itu. Saya penginnya liat Toy Story 3, tapi karena mama saya nggak doyan film anak-anak dan penginnya lihat The A-Team, jadilah saya ngalah. *berbakti mode: on*

Asyik juga kok nonton sama orang tua kita. Iya, saya tahu, beberapa dari kalian pasti malu kan kalau nonton sama orang tua. Soalnya kan udah gede. Tapi, menurut saya, nggak ada salahnya kok sekali-kali nonton bareng ortu.

Apalagi, kalau nonton bareng mama kan lebih terjamin (baca: dibayarin) hehehe.


Besoknya, giliran adik saya yang nomor dua, Wildan, yang pengin nonton Toy Story 3. Berhubung saya juga pengin banget nonton Toy Story 3, saya dengan senang hati menemani adik saya. Asyiikk πŸ˜€

kencan sama adek πŸ˜€

salad buah!! dua hari berturut-turut makan ini! yummyyy :9

si wildan πŸ˜€

Ngomong-ngomong tentang adik saya yang satu ini, saya baru menyadari betapa baiknya dia.

Contohnya, saat makan tahu krispi-nya Dundee, adik saya menyisakan lebih dari separuh. Padahal itu saya belikan buat dia.

“Lho, kenapa nggak dimakan?” tanya saya

“Buat mbak aja.” jawab Wildan santai.

Padahal, dia doyan bangetΒ  lho Tahu itu, tapi karena saya belum “ngincipin”, dia mau memberikan Tahu itu pada saya.

Terbukti, saat saya cuma mengambil beberapa, saya bilang, “udah ah kenyang, abisin Wil”

“Beneran? mbak udah ta?”

Saya mengangguk.

Dan dia memakan tahu itu dengan lahapnya.

Padahal, sebenernya ya, bisa aja dia memakan tahu itu semua langsung sampai habis. Tapi karena tau saya juga doyan Tahu, dia sengaja menyisihkannya buat saya.

Ah, baik sekali kau, Wil.

kemudian, dia bilang, “Aku minum aja deh mbak.”

tapi minumnya juga disisakan separuh buat saya.

Saya melihatnya dengan heran, “Lho kenapa? Abisin aja, Wil”

“Mbak kan belum minum. Buat mbak aja”

*catatan: padahal dia doyaaan banget minum*

Hiks.. cinta deh sama adik saya.

Perhatian kalau mbak-nya belum minum, mendahulukan mbak-nya, mau ngasih sesuatu yang dia sukain buat mbak-nya.

Ya ampuuunn.. kenapa selama ini saya tidak sadar kebaikannya?

Inilah harga yang tidak bisa dibayar dengan uang.

Kebahagiaan dari hal-hal kecil bersama keluarga saya.

Oke, mungkin saya sekarang tidak punya uang. Tapi setidaknya, saya merasa bahagia πŸ™‚

Kebahagiaan bisa datang dalam bentuk apapun.

Tidak harus selalu dengan uang banyak.

Tidak harus selalu dengan punya pacar.

Kebahagiaan bisa datang dari hal-hal yang sangat kecil dan simpel. Hal-hal yang sering kita lupakan.

Tanpa kita sadari, terkadang, kebahagiaan justru datang dari hal terdekat dalam hidup kita.

Yaitu, keluarga.

Keluarga saya mungkin (pernah) tidak sempurna.

Keluarga saya juga bukan keluarga kaya.

Tapi, satu hal yang pasti.

Saya mencintai mereka.

xoxo,

(hil)

Bika sayang Mama =’)

mama juara satu di seluruh dunia πŸ™‚

Who ran to help me when I fell,
And would some pretty story tell,
Or kiss the place to make it well?
My mother.

~Ann Taylor
ο»Ώ

saking hebatnya, saya sampai bingung bagaimana cara menggambarkan betapa hebatnya mama saya.

ribuan kata tak kan sanggup menggambarkannya

mama adalah wanita paling hebat yang pernah saya kenal

wanita paling kuat

wanita paling tangguh

wanita yang berjuang demi keluarganya

apapun. apapun itu akan mama lakukan.

bahkan mama rela mengayuh sepeda ontel di siang hari dengan topi yang melindungi jilbabnya.

=’)

***

Mamaku sayang,

terima kasih ya.

terima kasih, sembilan bulan sudah membawa Bika kemana-mana dalam kandungan mama.

terima kasih, sudah mempertaruhkan nyawa untuk memberi kesempatan seorang Hilda Nurina Sabikah bernapas di dunia ini.

terima kasih, sudah merawat Bika di saat sehat maupun sakit. Mama adalah dokter paling canggih yang kecupan dan belaiannya bisa dalam sekejap menyembuhkan segala penyakit.

terima kasih, sepanjang SD mama telah tegas mendudukkan Bika untuk belajar sehabis maghrib. Mama adalah guru paling keren bagi Bika. Tanpa Mama, Bika tidak mungkin meraih juara kelas selama SD

terima kasih, atas semua perjuangan mama untuk Bika dan adik-adik. Mama adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi Bika.

terima kasih, untuk semua butir peluh yang mama keluarkan untuk Bika dan adik-adik. cinta mama takkan mampu tertandingi oleh luasnya samudera.

terima kasih ya, Ma…

mungkin milyaran kata terima kasih tak akan sanggup menggantikan kasih mama kepada Bika

maafkan semua kebandelan Bika ya =’)

maaf jika Bika mungkin pernah tidak sengaja menyakiti mama.

Bika tahu, Mama selalu dan selalu memaafkan Bika bahkan sebelum Bika mengucapkan kata maaf.

kasih sayang Mama sangat besar dan tak akan pernah habis sepanjang masa =’)

tanpa perlu Mama bilang pun, Bika sudah dapat merasakan semua luapan kasih sayang mama, bahkan meski hanya lewat satu pelukan hangat mama atau lewat satu belaian sayang mama di rambut Bika.

Bika sayang mama.

Bika masih ingat benar, tahun-tahun saat kita sekeluarga dilanda badai cobaan. Hebatnya, Mama membuktikan bahwa Mama kuat dan mampu melewati semua cobaan yang Allah berikan pada belasan tahun penuh cobaan itu.

Bika salut pada Mama =’)

Bika yakin, Allah yang membalas semua perjuangan mama beribu kali lipat.

Surga sudah Allah janjikan untuk hamba-Nya yang ikhlas seperti mama =)

Ketegaran dan keikhlasan Mama mampu menjadi contoh nyata bagi Bika

saat Mama tua nanti, kita akan tertawa bersama mengenang perjuangan kita ya Ma?

=)

Mamaku sayang… bagi Bika, mama adalah mama juara satu di seluruh dunia =’)

…Selamat Hari Ibu…

penuh cinta,

(hil)

MAMA PALING CANTIK SELURUH DUNIA. banyak yang bilang: Mama waktu masih muda mirip Bika... iya ya? πŸ˜€