Rainbow around Every Corner

.weheartit.

My Story will be Developed into a Movie

My Blog Got Reviewed by Chic Magz

Β 


Β  Continue reading

Advertisements

The Karate Kid

real kungfu πŸ™‚

“Hidup memang akan selalu menjatuhkan kita. Kita tinggal memilih untuk bangkit atau tidak.”

-Mr. Han-

Apa jadinya kalau action, komedi, dan drama muncul dalam satu film? The Karate Kid jawabannya.

Film remake dari film yang bertitle sama (1984)Β  ini mampu mengolah ketiga unsur tersebut menjadi sebuah film yang oke.

Well, jujur aja. Saya belum lihat The Karate Kid yang jaman baheula. Jadi, saya tidak bisa membandingkan kualitas keduanya.

Tapi menurut saya, film ini recommended lho buat ditonton semua umur πŸ˜€

Film ini menyampaikan pesan bahwa Kung Fu bukan sekedar “asal gampar, asal tendang, asal keroyok” yang mengandalkan otot, melainkan ilmu yang sarat dengan makna kehidupan kita sehari-hari.

Cerita dimulai ketika Dre Parker (Jaden Smith) terpaksa pindah dari Detroit menuju Cina karena sang Ibu (Taraji P. Henson) mendapat pekerjaan di sana.

Sayangnya, Dre di-bullying oleh gerombolan yang dipimpin olehΒ  Cheng (Zhenwei Wang) yang jago kungfu. Dre di-bullying karena kedekatannya dengan Mei Ying (Wenwen Han).

ouch! it's must be hurt so much 😦

Suatu ketika, Dre dihajar habis-habisan oleh Cheng dkk, hingga akhirnya Mr Han (Jackie Chan) membuat negosiasi dengan Master Li (Rongguang Yu), gurunya Cheng, agar Cheng Dkk tidak mengganggu Dre lagi.

Dalam perjanjian itu, Dre harus muncul dan menang dalam sebuah turnamen Kung Fu.

*Bisa bayangin dong, Dre yang nggak bisa Kung Fu sama sekali harus ikut Turnamen. Saya masih terbayang wajah lucunya Dre waktu bilang “Hah?” ketika dirinya disuruh ikut Turnamen*

Mr. Han pun menjadi guru bagi Dre.

belajar di Tembok Besar Cina? Saya juga mauuuu xD

Saat berlatih menghadapi turnamen itulah,Β  Dre mempelajari Kung-Fu yang sebenarnya. Mr. Han mengajarkan Dre bahwa beladiri khas China itu digunakan bukan untuk menyakiti melainkan untuk menolong sesama.

Nah, sanggupkah Dre memenangkan turnamen itu? Tonton aja filmnya! Hehe.

saya pengin bisa nendang kayak gitu! *Jaden meskipun kurus, tapi lengannya berotot dan perutnya six pack, sumpah keren!* xD

Sebenarnya, ini bukan masalah menang atau kalah.

Perjalanan Dre belajar Kung Fu itulah yang seru buat ditonton. Apalagi, film ini diselipi humor dan drama.

Dalam film ini diselipkan juga kisah romantis ala anak-anak *yang saya pengin banget bisa kayak gitu*

Dre 'menculik' Mei Ying untuk mengajaknya have fun. Saya juga mau diculik kayak gitu. Spontan dan Fun! πŸ˜€

mainan air mancur. huhuhu. Seems so Fun! Jaden, i heart you! πŸ˜‰

Saya terpukau dengan Jaden Smith sepanjang film ini. Aktingnya patut diacungi jempol.

Saya pertama kali menyaksikan akting Jaden Smith saat bocah imut itu tampil bersama sang ayah, Will Smith, dalam film drama Pursuit of Happyness.

Like father, like son *Ayah & anak sama-sama kerennya*xD

waktu masih kecil, imut yak? πŸ˜€

Jaden sekarang makin oke! hehe* x)

Well, sebelum saya makin melantur ngomongin kerennya Jaden Smith, saya akhiri saja postingan ini ya.

Buat yang belum menonton, selamat menonton yaa πŸ˜‰

xoxo,

(hil)

How to Train Your Dragon

Jangan melihat sesuatu dari luarnya saja πŸ˜‰

“I wouldn’t kill him, because he looked as frightened as I was. I looked at him, and I saw myself.”

-Hiccup-

Tadinya, saya pikir ini cuma sekedar film animasi biasa. Jadinya, dulu waktu tayang di bioskop, saya tidak tertarik untuk menontonnya.

Nah, tadi siang, sahabat saya menyetel film ini di DVDnya.

Dan ternyata… film ini baguus!

Oke. Memang sih ceritanya klise. Tapi, cara penyampaian dan jalan ceritanya menarik, animasinya keren, dan humornya sukses bikin saya tertawa. Selain itu, ada pesan yang disampaikan oleh film ini.

Tentang persahabatan seorang anak dan naga.

Tentang pentingnya arti kepercayaan.

Tentang kebaikan hati.

Dan mengajarkan kita don’t judge the book people and dragon from its cover.

*untuk detail jalan cerita lebih jelasnya silahkan nonton filmnya sendiri ya. Nanti nggak seru kalau saya beberkan semuanya disini* πŸ˜‰

Selamat menonton!

naga yang cute kan? πŸ˜‰

Anyway, gara-gara film ini, saya jadi pengin banget punya hewan peliharaan naga yang keren, lucu, cute, sekaligus setia kayak Toothless si Night Fury Dragon πŸ˜€

Toothless Lover,

(hil)

Sang Pemimpi =)

mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia πŸ™‚

“Kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu! Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati.”

-Arai-

Tadi, saya baru saja menonton film sekuel dari Laskar Pelangi, yaitu Sang Pemimpi.

Sebenarnya, dari empat novel Tetralogi Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov), saya memang paling jatuh hati pada seri kedua ini.

Saya membaca novel Sang Pemimpi non-stop. Saya tidak bisa meletakkan atau menutup novelnya sebelum sampai lembar terakhir.

Menurut saya, novel kedua inilah yang paling menyentuh dan paling menggetarkan.

Banyak quotes yang membuat saya tersentuh maupun tertampar.

Keren lah pokoknya!

Banyak adegan mengharukan yang membuat saya menitikkan air mata.

Banyak pula adegan lucu yang membuat saya cekikikan sampai sakit perut.

Makanya, harapan saya ketika menonton film ini, sangat tinggi.

Hmm… setelah saya tonton, menurut saya, dari segi film, masih lebih bagus Laskar Pelangi

sayang sekali. padahal dari segi novel, Sang Pemimpi ini sangat saya sukai.

Tapi, saya nggak kecewa kok nontonnya.

Bagus kok!

Jauuuuhhhh lebih bagus dari film-film Indonesia yang cuma cinta-cintaan.

Jujur saja, saya juga sempat menitikkan air mata saking tersentuhnya.

Adegan Ayah-Ikal membuat saya tersentuh.

Penonton sebelah kanan saya malah menangis tersedu-sedu.

“Ayah juara satu seluruh dunia”

Benar-benar membuat saya terhenyak.

Ayah juara satu seluruh dunia =)

Saya benar-benar kagum dengan sosok Ayah yang diperankan Mathias Muchus ini. Sosok yang tabah dalam menghadapi cobaan hidup

Penggambaran adegan Ayah-Ikal di filmnya lebih dramatis dari novelnya. *detailnya silahkan dilihat sendiri dalam filmnya ya πŸ˜‰ *

Miles TOP!

Tapi, sayang hanya adegan itu yang benar-benar mengena.

adegan-adegan yang lain, maaf, menurut saya, masih lebih bagus di novelnya.

Ngomong-ngomong masalah impian, saya punya banyak kata yang ingin saya ceritakan. Nanti saja di postingan yang lain biar nggak tercampur-campur. Postingan yang ini khusus film Sang Pemimpi saja ya ;D

Yang jelas, membaca novelnya dan menonton filmnya, membuat saya kembali terketuk untuk tidak menyerah mengejar impian saya.

Begitu hebat perjuangan Arai dan Ikal dalam menggapai impian. Masa kalah dengan mereka?

Apalagi sosok Arai.

Saya benar-benar kagum dengan sang Simpai Keramat ini.

Anak sebatang kara yang punya impian brilian, semangat membara, dan hati emas.

Arai punya impian tinggi dapat beasiswa ke Paris

Arai merelakan tabungannya selama satu tahun untuk membelikan Maryamah (tetangganya yang miskin) modal berjualan kue agar tidak perlu mengemis beras pada orang lain

Arai bekerja ekstra keras untuk menyewa kuda demi mengabulkan impian sahabatnya, Jimbron, naik kuda.

Arai mampu membakar semangat Ikal meraih mimpinya.

Arai belajar menyanyi dan gitar sungguh-sungguh untuk mempersembahkan nyanyian bagi gadis yang dicintainya

Bahkan Arai tak kenal lelah dan sabar mengejar gadis itu. Cintanya tak pernah padam.

Huah… saya benar-benar kagum dengan sosok ini. Si anak yatim piatu dengan imajinasi seluas samudera dan hati secemerlang berlian.

Arai… Arai…

SIMPAI KERAMAT: Arai (tengah) dengan mimpi-mimpinya yang tak pernah padam.

intinya, jangan pernah putus asa dalam mengejar mimpi, percayalah bahwa Allah SWT akan memeluk mimpi-mimpi kita πŸ˜‰

“Tuhan tahu, tapi menunggu” – kutipan dari novel Sang Pemimpi –

dan jangan lupa nonton filmnya ya, hehehe… *kok malah promosi*

love,

(hil)

Heartthrob newbie: Taylor Lutner =D

HOWLING HOTTIE: Manusia serigala superkeren dan macho, Jacob Black πŸ™‚

“He left you bella. He didn’t want you anymore. I know what he did to you, but Bella, I want you to know I will never hurt you.”

(Jacob Black)

Saya benar-benar tersentuh dengan kata-katanya Jacob Black pada Bella Swan

tapi saya baru lihat di trailer-nya doang, soalnya, harusnya sejak 20 November kemarin, New Moon (sekuelnya Twilight) udah tayang di seluruh dunia…

eh ternyata di Surabaya belum 😦

padahal, saya sudah benar-benar nggak sabar buat lihat New Moon

kenapa saya nggak sabar?

yup, alasannya –> Jacob Black

Jadi, begini ceritanya

Edward Cullen – si vampir yang cool itu – pergi meninggalkan Bella karena tidak ingin membahayakan Bella

Nah, ditinggal begitu aja, jelas Bella patah hati dan sedih banget dong

disinilah Jacob Black muncul sebagai penyelamat, penjaga, sekaligus penghibur hati Bella

Jacob selalu ada untuk Bella

Jacob siap siaga menjaga Bella

Jacob-lah yang menghibur Bella saat dia patah hati karena Edward

Jacob mencintai Bella dengan tulus

keren banget kan?

selain itu, saya terkesima dengan perubahan drastis penampilan Taylor Lutner (si pemeran Jacob Black)

tadinya, di Twilight dia seperti ini:

MASIH LUGU: saat berambut panjang yang menurut saya big no-no πŸ˜€

and then… voila!

HEARTTHROB: Whoaa... keren banget kan?

BIGGER THAN EVER: Taylor harus menambah berat badan 15 kilo! biar jadi six pack dan berotot kayak gini πŸ™‚

oh man!

bener-bener newbie yang keren

dan tahukah kalian, si Taylor ini berondong banget lho!

dia kelahiran 11 Februari 1992!! tapi udah sekeren itu? whoaaa… *spechless*

oke… balik ke topik awal..

kalau kalian jadi Bella, kalian pilih mana?

vampir supercool yang bikin kalian jatuh cinta setengah mati sekaligus ketar-ketir karena meninggalkan kalian

atau

manusia serigala superkeren yang sangat mencintai kalian dengan tulus

PILIHAN SULIT: kalau saya jadi bella, saya juga bingung pilih yang mana... sama2 oke-nya, hihihi =D

anyway, si Taylor Lutner ini benar-benar baik dan berbakat lho

meski masih muda, akhirnya dia dipercaya untuk tetap meneruskan peran Jacob Black

dia rela latihan ekstra keras, mengonsumsi protein terus menerus, dan menghabiskan ratusan jam di pusat kebugaran, demi menaikkan berat badannya sebanyak 30 pon (15 kilo-an) agar tampak berisi dan pas memerankan manusia serigala yang six pack

selain itu, Taylor yang aslinya jago karate dan break dance ini sangat rendah hati

“Aku rasa para penggemar akan menyukai siapapun yang memerankan Jacob,” ujarnya. “Aku beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk memerankan karakter tersebut.

baik, rendah hati, dan keren

that’s the heartthrob wannabe, Taylor Lautner πŸ™‚

jadi nggak sabar nunggu filmnya tayang di Surabaya nih…

xoxo,

(hil)

segerombolan manusia serigala keren πŸ™‚

Little Manhattan

quotes of the day:

Love isn’t about ridiculous little words. Love is about grand gestures. Love is about airplanes pulling banners over stadiums, proposals on jumbo-trons, giant words in sky writing. Love is about going that extra mile even if it hurts, letting it all hang out there. Love is about finding courage inside of you that you didn’t even know was there.

little manhattan

…love isn’t little things, you know…

i keen on this movie…

two tumbs up!

kisah cinta di film ini berbeda karena pelakunya masih anak-anak

jadi, cinta disajikan dari sudut pandang yang berbeda

lugu, polos, fresh, dan jujur…

film ini memberikan semangat untuk menemukan keberanian yang ada dalam diri kita.

selamat menonton! πŸ™‚

(hil)